menceritakan kembali cerita kresna avatara
Pada suatu masa ketika dunia di kuasai oleh raja yang sangat jahat,dan beban berat yang tak terkalahkan yang ditanggung oleh ibu pertiwi.ibu pertiwi lalu mengadu kepada dewa pencipta yaitu dewa brahman,lalu dewa brahman meminta campur tangan dewa wisnu untuk turun ke dunia demi membebaskan ibu pertiwi dari raja penguasa yang sangat jahat.
Dewa wisnu pun menyetujui permohonan brahman,dewa wisnu akan mengambil wujud sebagai seorang manusia ketika dia turun ke dunia serta memusnahkan penguasa tiram itu dari bumi.disitulah terlahir anak yang bernama kresna,kresna adalah anak ke 8 dari devaki dan raja basudewa dari kerajaan surasena sebuah kerajaan mitologis di india utara.
Hari kelahiran krisna disebut hari jamastami jatuh pada tanggal 19 juli tahun 3228 sm,sekitar 5000 tahun yang lalu ada
sebuah kerajaan yang bernama kerajaan mathura ibukota rejaan surasena di india utara.Kerajaan tersebut diperintah oleh raja yang bernama raja kangsa yang mewarisi tahta setelah ia menjebloskan Ayahnya sendiri yaitu raja ugrasena kedalam penjara
Kangsa adalah penguasa yang tidak adil,tidak ada yang senang di bawah kepemerintahany.Dia sering berperang di kerajaan tetangga yang diperintah oleh kaumnya yadawa raknyatnya inggin menjalani kehidupan yang damai dan sejahtera seperti ketika mereka hidup dibawah kekuasaan pemerintahan raja ugrasena,raja kangsa memiliki saudara sepupu perempuan yang bernama dewaki ia setuju untuk menikahkanya denganpangeran dari kaum yadawa basudewa.
Karna kangsa berpikir bahwa ia akan bisa menguasai kerajaan yadawa setelah pernikahan itu. Hari pernikahan pun tiba dan pada malam setelah pesta Raja kangsa sendiri yang menghantarkan pengatin baru ke istana mereka dengan kereta kerajaan tapi sebelum mereka mencapai kerajaan,tiba tiba suara terdengar dari langit.
Bahwa dengan pernikahan dewaki dengan basudewa,maka hari hari raja kangsa di bumi mulai dihitung putra kedelapan dewaki dan basudewa akan mengahiri pemerintahan tirani di madhura dan membunuhnya.raja kangsa sangat terguncang dengan ramalan itu dengan kemarahan iya langsung mencabut pedang.
Rencananya raja kangsa akan berniat untuk membunuh saudara sepupu perempuanny dewaki.kangsa berpikir dengan kematian dewaki maka tidak ada seorang putra yang akan dilahirkan umtuknya,melihat itu basudewa berlutut memonoh belas kasihan ia lalu berjanji bahwa akan secara pribadi meyerahkan setiap putra mereka untuk di bunuh
Dengan demikian memastikan bahwa ramalan tersebut tidak pernah menjadi kenyataan.kemarahan kangsa memudar tetapi untuk memastikan bahwa basudewa tidak berbohong kangsa memenjarakan mereka diruang bawah tanah menyuruh orang orangnya untuk mengawasi basudewa.
Setiap dewaki melahirkan seorang anak pengawal langsung memberitahu raja kangsa dan kemudian kangsa akan membunuhnya,secara berturut turut 6 putra dewaki yang baru lahir terbunuh ditangan kangsa.pada saat dewaki mengandung putranya yang ketujuh janinya secara ajaib berpidah kepada rohini istri pertama basudewa yang sedang menginginkan seorang putra.
Ditahun berikutnya ketika dewaki sedang mengadung putra kedelapan iya sangat mengkawatirkan nasib anak itu.Begitu juga dengan raja kangsa yang tidak nyaman karna takut ramalan itu akan jadi kenyataan,setelah tibanya dewaki melahirkan putranya yang kedelapan tepat ditengah malam.
Saat itulah ruangan penjara dipenuhi cahaya terang sehingga basudewa terbangun,dia melihat dewaki yang tertidur lelap dan seorang bayi kecil yang terbaring disampingnya.Tiba tiba ia mendengar sebuah suara yang berbicara dengan ia bahwa itu putranya yang lahir segera bawa dia kegokul tempat dimana temanya nanda dan yasoda tinggal karna bayi akan aman jika berada disana.
Yasoda juga telah melahirkan seorang putri malam ini tetapi nanda dan yasoda tidak menyadarinya,suara itu mengingatkan basudewa untuk meninggalkan putranya di rumah mereka dan membawa putri mereka kembali kembali kepenjara ini,nanti nanda dan yasoda akan mengira nanti anak ini putra mereka sendiri dan akan menjaganya.
Setelah mengatakan itu cahaya pun padam ruangan itu pun kembali menjadi gelap.basudewa lalu mengakat bayinya kedalam keranjang dan mulai memikirkan cara untuk meninggalkan tempat itu tanpa di ketahui siapapun,tiba tiba pintu besi tahanan terbuka sendirinya basudewa melangkah keluar sambil membawa bayinya.Ia terkejut mengetahui semua penjaga tertidur seolah berada sebuah mantam sihir.
Malam itu tidak seperti malam yang lain hujan deras disertai angin kencang menjadikan sungan yamuna yang awalnya tenang menjadi meluap seperti lautan.Basudewa kluar tanpa diketahui siapapun dan membawa keranjang,ia sudah sampai di tepi sungai yamuna ia memperhatikan sungai yamuna meluap karna hujan lebat.
Tanpa sarana yang terlihat basudewa mulai menyebrangi sungai dengan berjalan kaki ia cukup kawatir akan tersapu oleh sungai yang deras bersama anaknya,ditambah lagi ujan deras yang tidak ada tanda tanda surutnya.Saat itu ada ular yang berkepala banyak yang bergerak kearah mereka,meskipun ketakutan basudewa tidak berhenti tapi ular itu datang untuk membantu.
Ia menutupi basudewa dengan kepala kepalanya yang berbentuk seperti tudung secara efektif melindungi mereka dari hujan.Basudewa menyebrangi sungai dengan nyaman dan mencapai di gokul begitu sampai disana basudewa melihat rumahnya nanda dengan keadaan pintu terbuka saat itu yasoda dan nanda tertidur lelap.
Basudewa langsung masuk dan meletakkan anaknya disampin yasoda,dan mengambil anak yasoda yang akan dibawanya kepenjara.pengawal langsung memberi tahu raja kangsa bahwa anak yang dilahirkan yasoda adalah anak perempun,bergegas raja kangsa keruang bawah tanah ia langsung membuka penjara,dan langsung mengambil anak dewaki.
Basudewa memohon supaya anakny tidak dibunuh karena ia berjenis perempuan.tapi raja kangsa tidak mendengarkan basudewa dan memutuskan akan melempar anakny dari atas.ketika raja kangsa melempar anaknya dari atas tiba tiba anak tersebut melayang dan berubah wujud menjadi dewi durga.
Kangsa pun terkejut,dewi durga memberi tahu kangsa bahwa malaikat kematiannya ada di sekirarnya.kangsa semakin tidak nyaman dia berpikir malaikat kematiaannya lahir dari orang yang berbeda karna takut akan dibunuh oleh raja kangsa.
Raja kangsa membebaskan dewaki dan raja basudewa terta meberika mereka istana yang berbeda dan jauh dari sana.kemudian beberapa hari basudewa memberitahu dewaki semuany,dewaki pun merasa lega karna putranya selamat meski jauh dari pandangannya